Wujudkan Rumah Impian Dengan Kontraktor Terpercaya

Tahapan Membangun Rumah

Secara Umum tahapan membangun rumah meliputi 2 tahap yaitu Perencanaan dan Pelaksanaan

Tahap Perencanaan Pembangunan Rumah

Temukan Konstruksi Impian Anda dan Raih Keuntungan Maksimal!

Tahap Perencanaan Pembangunan Rumah

  1. Persiapan lahan meliputi pembersihan, perataan, dan pengerasan.Jika tanah sudah rata dan keras maka cukup dibersihkan saja agar proses pembangunan rumah lebih mudah.
  2. Survey daya dukung tanah salah satu persyaratan pengurusan PBG ,  hal ini dilakukan untuk menetukan kekuatan daya dukung tanah terhadap beban diatas atasnya dalam hal ini pondasi bangunan itu sendiri, dari hasil penyelidikan ini kita dapat menentukan jenis pondasi yang akan digunakan, umumnya ada 2 jenis pondasi yang digunakan yaitu pondasi dalam dan pondasi dangkal. Pondasi dalam antara lain. Bore file dan tiang pancang ,sedangkan pondasi dangkal antara lain :pondasi sumuran , pondasi setapak. Pemilihan pondasi bagunan ini berdasarkan perhitungan teknis terhadap masa bangunan

Menentukan desain rumah adalah hal yang sedikit rumit,  karena masing masing pribadi memiliki selera dan perspektif yang berbeda beda terhadap seni dan fungsi bangunan. Tapi jangan khawatir kami membantu untuk memberikan konsultasi gratis untuk artistik ,dan fungsi bangunan itu sendiri yang menyesuaikan kebutuhan anda . Dari 17 tahun pengalaman kami didunia konstruksi dapat kami simpulkan langkah langkah dalam menterjemahkan keinginan klien tentang spesifikasi dan desain rumah yang dibutuhkan . langkah langkah tersebut kami urutkan sebagai berikut :

  1. Klien menyediakan gambar skala lahan yang ada di sertifikat / atau estimasi ukuran lahan yang akan dibangun
  2. Kami mencatat kebutuhan   akan ruang, landscape , ruang sirkulasi , pencahayaan , penyediaan air bersih , pembuangan air kotor dan air hujan dan lainlain yang dibutuhkan klien
  3. Dari catatan diatas kami akan buatkan gambar 3d dan vidio animasi sederhana untuk menyamakan persepsi . dan hal ini akan ada beberapa diskusi dan perbaikan gambar yang akan menghasilkan kesimpulan dan kesepakatan tentang desain dan material yang akan digunakan
  4. Dengan berkembangnya software digital  dalam dunia konstruksi, kami mampu  memberikan Rancangan Anggaran Bangunan kepada klien dengan waktu yang relatif singkat,yang dikenal dengan istilah BIM ( Building Information Modeling) yang tentunya sudah melalui perhitungan teknis seperti Analisa struktur dan permodelan mekanikal , elektrikal dan pemipaan

1. Unit Price Contract (Kontrak Harga Satuan)

Adalah kontrak pengadaan barang/jasa borongan atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu berdasarkan harga satuan yang pasti dan tetap untuk setiap satuan/unsure pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu, yang volume pekerjaan masih bersifat perkiraan sementara, sedangkan pembayarannya akan didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar yang telah dilaksanakan oleh pemborong.Dengan demikian pekerjaan tambah/kurang dimungkinkan berdasarkan hasil pengukuran bersama atas pekerjaan yang diperlukan

2. Lump Sum contract (Kontrak Lump Sum)

Adalah kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu dengan jumlah harga yang pasti dan tetap, dan semua resiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepenuhnya ditanggung penyedia barang/jasa.

3. Cost and fee contract ( Kontrak Cost and fee )

Cost and fee adalah sistem pembayaran kontrak jasa konstruksi dengan membayarkan sekian persen dari total biaya pembangunan (biasanya sekitar 10% atau lebih, tergantung kesepakatan), termasuk biaya material, upah tenaga kerja dan lainnya. Berbeda dengan lump sum, sistem cost and fee menawarkan opsi yang lebih fleksibel. Penggunaan dana oleh sepenuhnya transparan, dimana tiap minggunya Anda mendapat laporan progress kerja di lapangan, absensi tukang, target pekerjaan hingga alokasi belanja material lengkap dengan nota pembelian serta upah tenaga kerja secara real cost. Dengan begitu Owner pun mengetahui jenis dan kualitas material yang dibeli beserta jumlah dan harganya, hingga upah tiap pekerja.  owner juga bisa membeli material an mengelola dana sendiri. Dengan begitu, Owner bisa memilih langsung kualitas hingga merk material yang digunakan. Karenanya, sistem cost and fee ini cocok bagi Owner yang mementingkan kualitas dan punya waktu untuk mengelola pembangunan rumah sendiri.

Tahapan Pelaksanaan Pengerjaan Pembangunan Rumah

  1. Pembersihan lokasi, kemudian dilanjutkan pengukuran untuk memindahkan gambar ke bidang lahan, Jika masih ada bangunan dilahan tersebut, dilakukan pembongkaran dapat menggunakan tenaga manusia ataupun  alat berat
  2. Surveyour  dan Topograpi
    Tahap membangun rumah selanjutnya  adalah pengukuran untuk menentukan posisi bangunan sekaligus batas-batas bangunan tersebut. Selanjutnya adalah membuat bowplank atau patok kayu sementara untuk menentukan titik-titik AS bangunan ( grade kolom ) beserta level bangunan terhadap level jalan, dan hal ini sangat penting untuk level bangunan seperti teras , kamar  , meja dapur , ketinggian kusen, pembuangan air hujan serta air kotor dan lain lain

Pekerjaan pondasi dangkal / dalam , terletak tepat dibawah posisi kolom

kemudian dilanjutkan dengan pemasangan filecap untuk pondasi dalam  selesai. untuk pondasi dangkal plat setapak di cor dilanjutkan dengan pemasngan kolom pedestal.

Untuk rumah dengan struktur lebih ringan , untuk permukaan pekerjaan pemasangan pondasi menerus batukali dibuat rata dengan pondasi pedestal, sebelum dilaksanakannya  pembuatan slope. Setelah itu dilanjutkan pemasangan besi slope, bekisting dan pengecoran slope.

setelah Beton slope mengeras dilakukan pengurugan dan pemadatan kembali , menggunakan material al; limestone, puing, ataupun sirtu.Untuk pemdatan disarankan menggunaka pemdatan air dan pemdatan mekanis seperti mesin stamper

Setelah Pemadatan selesai dan keras  dilanjutkan dengan rabatan lantai ( dengan atau tanpa wiremesh) dan pemasangan kolom.. untuk pemsangan kolom sebaiknya dibuatkan sepatu kolom untuk presisi sikuan bangunan dan kelurusan kolom dengan kolom pedestal.

dan berfungsi menjaga bekisting tidak melintir dan bergeser saat proses pengecoran beton. Bekisting kolom dibuat kuat dan tegak untuk menghindari meledak atau kembung saat pengecoran beton

Setelah pembuatan kolom dapat dilanjutkan pemasangan tembok dan kusen kayu ( untuk kusen aluminium dan PVC dipasang setelah pegecatan dan pemsangan keramik ),  untuk material tembok dengan berbagai macam pilihan material, batako , bata merah , bata ringan

Note : untuk bangunan lantai satu dan lantai 2 kami memasang tembok sebelum  pekerjaan dak beton. Untuk lantai 3 keatas kami membuat struktur utuh  secara keseluruhan ( open frame) dan tergantung prilaku struktur akibat masa bangunan setelah dianalis

Pembuatan struktur balok , plat ( bekisting , penulangan baja ulir  ) untuk bangunan menggunakan struktur beton

Setelah pembuatan kolom dapat dilanjutkan pemasangan tembok dan kusen kayu ( untuk kusen aluminium dan PVC dipasang setelah pegecatan dan pemsangan keramik ),  untuk material tembok dengan berbagai macam pilihan material, batako , bata merah , bata ringan

Pekerjaan pemsangan rangka atap baja ringan , dilanjutkan pemasangan  genteng , wuwungan , listplank dan waterproofing dak talang  .

dan jika atap menggunakan  struktur kayu serta   plafon expose  sebaiknya dipasang setelah semifinishing( diwarna terlebih dahulu ) sebelum dipasang. saat instalasi selesai tidak membutuhkan usaha yang berat untuk finishing kayu atap tersebut

Setelah Pekerjaan tembok selesai ,..dilanjutkan pemasangan  jalur elektrikal dan lumbing  yang tertanam dalam dinding yang disesuaikan dengan gambar rencana MEP. Kemudian dilanjutkan  finsihing tahap awal meliputi pekerjaan Plester , acian , pemasangan plafon, pemasangan batu alam  ataupun bata expose, pemasangan keramik, dilanjutkan menutup plafon,

Tahap selanjutnya setelah pemasangan plafon dilanjutkan pemasangan keramik , ban ban keramik Dan relling, Selanjutnya Setelah kMaterial

Kualitas Material, kadar lumpur, berat jenis material, jika tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan jangan dipergunakan, untuk kadar lumpur ditetapkan 5 persen

eramik terpasang dilanjutkan  dengan pengecatan dinding , plafon dan coating  bata expose , batu alam serta  kusen kayu, Setelah pengecatan dilanjutkan pemasangan alat alat sanitari dan accessories electrical, accessories pintu dan sebagainya

Galeri Kegiatan Kerja

Pekerjaan Ekterior

Pemasangan pipa dan Pengolahan Air limbah WC dengan biotank ataupun konvensional
Pemasangan Pengolahan limbah dapur 3 kompartemen
Pemasangan Paving
Design dan Pemasangan landscape

Hal hal yang diperhatikan dalam struktur beton bertulang

Material

Kualitas Material, kadar lumpur, berat jenis material, jika tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan jangan dipergunakan,

Kelecakan beton/ Slump test

Slump Test adalah uji sederhana yang memberikan gambaran visual tentang sejauh mana beton dapat mengalir dan berbentuk

Design mix beton untuk kekuatan beton yang direncanakan

Desain campuran beton memainkan peran kunci dalam mencapai kekuatan dan kualitas yang diinginkan untuk struktur beton bertulang

Ukuran Besi

Ukuran Besi Beton yang direncanakan , pabrikasi besi beton tulangan yang sesuai dengan standart yang ditentukan dalam perhitungan teknis seperti begel , jarak begel , jumlah tulangan pokok( luas tulangan ), sambungan lewatan ,hak besi pada masing masing posisi, jumlah begel daerah momen

Portofolio Kami

Tahap Perencanaan Pembangunan Rumah

Temukan Konstruksi Impian Anda dan Raih Keuntungan Maksimal!

Kirimin Kami Pesan

Phone Number

081276340006

Email Address

ibalitkamayana@gmail.com

Copyright© 2023 Bali Property & Konstruksi. All Right Reserved